'Opinion'
P E R C A Y A
Dalam bahasa Inggris ada satu kata bahasa Indonesia yang diucapkan dengan tiga wording yang berbeda, yaitu kata percaya. Meski artinya sama, namun pemakaiannya mengandung arti yang berbeda. Seperti yang dijelaskan oleh Rhenald Khasali dalam buku karangannya yang berjudul Marketing In Crisis, dijelaskan secara gamblang perbedaan dari wujud kata percaya. Bentuknya menjadi belief, confidence, dan trust.
Belief
adalah suatu kepercayaan yang bersifat fundamental dan general. Ia menyangkut sesuatu yang seseorang percaya
dalam hidup ini. Confidence adalah
kepercayaan pada diri sendiri, sehingga sering disatukan menjadi kata self confidence. Sedangkan trust ialah kepercayaan yang seseorang
berikan kepada orang lain.
Tentu ketiga kata tersebut saling berkaitan.
Dalam hidup ini belief seseorang
tentang suatu hal menentukan rasa percaya diri. Selanjutnya rasa tersebut akan
menentukan kepercayaan seseorang terhadap orang lain, dan akhirnya akan
memengaruhi tindakan yang akan diambil. Begitulah putarannya, tindakan yang
didasari oleh belief adalah sesuatu
yang seseorang hasilkan
dari perjalanan
hidup yang disebut sejarah.
"Karena sejarah seseorang bukanlah sebuah kecelakaan, ia terbentuk dari sebuah pilihan"
Meski begitu ada banyak orang yang
merasa tidak yakin akan pilihannya sendiri. Terkadang merasa tidak percaya
dengan kemampuan yang dimiliki, bahkan pula terhadap kapasitas orang lain. Hal
seperti inilah yang dikatakan seseorang kehilangan confidence, yang akhirnya berujung penyesalan.
Tentu tidak dapat dipungkiri sikap
tersebut pernah atau justru seringkali kita alami. Namun begitu, hidup bukanlah tentang
menyesali suatu keadaan, tetapi bangkit dan terus maju menyetel atau menaruh
harapan pada sesuatu yang harus dicapai adalah yang terbaik. Percaya terhadap
diri sendiri, yakin dengan kemampuan yang dimiliki merupakan hal yang patut
dilakukan.
Komentar
Posting Komentar